Cast : Greyson Michael Chance,Leila Alvord
-Flashback-
"Hiks..Hiks.."
Tangis seorang wanita kecil sambil meniup-niup lututnya.Leila..
Leila jatuh dari sepeda karena terlalu kencang mengayuh sepedanya.
Leila jatuh dari sepeda karena terlalu kencang mengayuh sepedanya.
Leila terus menangis sampai langit gelap
"Hiks,sakit.."
"Hiks,sakit.."
Darah dari lutut Leila masih terus mengalir,dia merasakan lukanya masih sangat perih..Seakan-akan ada beratus-ratus jarum menusuk lututnya.
Tiba-tiba seorang lelaki kecil yang tampaknya umurnya tidak jauh lebih tua dari Leila muncul menghampirii Leila.
Tiba-tiba seorang lelaki kecil yang tampaknya umurnya tidak jauh lebih tua dari Leila muncul menghampirii Leila.
"Kamu kenapa?" tanyanya lembut
Leila terdiam menatap lelaki itu
"Jatuh ya ?" tanyanya lagi sambil meniup niup luka Leila.
Leila terdiam menatap lelaki itu
"Jatuh ya ?" tanyanya lagi sambil meniup niup luka Leila.
Leila mengangguk pelan sambil melihat apa yang dilakukan lelaki kecil itu.
"Masih sakit ?" tanyanya
Leila kembali mengangguk pelan sambil menatap lelaki itu
"Aku ada plester,kupakaikan ya !" ucap lelaki itu polos sambil mengeluarkan sebuh plester dari kantongnya
"I..Iya.." akhirnya Leila mengucapkan sesuatu
Lelaki kecil itu menatap Leila lalu tersenyum,lelaki itu memakaikan plester di luka Leila.
"Ah,pelan-pelan.." ucap Leila
"Ah,Maaf ya.." Lelaki itu mengipas-ngipas luka Leila
Akhirnya plester itu mendarat sukses di luka Leila.
Lelaki kecil itu menatap Leila lalu tersenyum,lelaki itu memakaikan plester di luka Leila.
"Ah,pelan-pelan.." ucap Leila
"Ah,Maaf ya.." Lelaki itu mengipas-ngipas luka Leila
Akhirnya plester itu mendarat sukses di luka Leila.
Kemudian lelaki itu membantu Leila untuk berdiri.
"Nama ku Greyson Michael Chance ! Salam kenal ya !" ucapnya sambil mengeluarkan senyum polosnya
"A..Aku Leila Alvord,terimakasih sudah membantu ku" Leila membungkuk 90 derajat
"Tidak apa-apa aku senang membantu orang,lain kali hati-hati ya!" ucap Greyson lembut
"Iya !" Leila sudah bisa tersenyum
Muka Greyson makin ceria.
"Rumah mu dimana ? Mau ku antar ?" ucap Greyson sambil menaiki sepedah Leila
"Lurus,kemudian belok kanan,sampai.." jawab Leila sedikit tak enak
"Kuantar ya ! Ayo naik !" ucap Greyson dengan senyum polosnya
"Lurus,kemudian belok kanan,sampai.." jawab Leila sedikit tak enak
"Kuantar ya ! Ayo naik !" ucap Greyson dengan senyum polosnya
"Ah,Iya!" jawab Leila tentunya dengan senyum
"Baik sekali .. " gumam Leila pelan saat sedang dibonceng oleh Greyson menuju rumahnya
-Sesampainya dirumah Leila-
"Sekali lagi terimakasih !" Leila menunduk
"Tidak apa ! Rumah ku ada di sebelah sana !" Jawab Greyson sambil menunjuk rumah yang ada di sebelah kanan
Leila terdiam.
Kemudian seseorang keluar dari rumah Leila.
"Tidak apa ! Rumah ku ada di sebelah sana !" Jawab Greyson sambil menunjuk rumah yang ada di sebelah kanan
Leila terdiam.
Kemudian seseorang keluar dari rumah Leila.
"Waah,Greyson sudah menemukan Leila ya ? Terimakasih ya,Nanti tante kasih kue ya" ucap Ibu Leila
Leila menatap Ibunya sesaat lalu kembali ke Greyson
"Ah,Terimakasih"
"Ah,Terimakasih"
Lagi-lagi Leila mengucapkan terimakasih.
"Tidak apa-apa Leila,tante.Terimakasih kembali !" ucap Greyson lalu masuk ke rumahnya
Greyson melambaikan tangannya kepada Leila.
Leila membalasnya sambil tersenyum.
Greyson melambaikan tangannya kepada Leila.
Leila membalasnya sambil tersenyum.
-Flashback End-
***
"Greyson Michael Chance,bagaimana tanggapan anda dengan fans yang mencoret-coret tembok rumah anda?!"
"Greyson ! Greyson ! Apa tanggapan tentang fans fanatik anda yang semalaman menunggu di depan rumah ?!"
"Greyson !! Apakah anda keberatan mempunyai fans yang fanatik sampai melemparkan bingkisan setiap hari ?!"
Huh,Lagi-lagi Greyson pulang dengan dipenuhi oleh wartawan.
Aku Leila,teman masa kecil Greyson yang sampai sekarang masih berteman,tapi tampaknya Greyson sudah menjadi dingin semenjak karirnya dimulai.
"jawabannya kapan-kapan saja,aku sibuk dengan kegiatan ku hari ini" jawab Greyson dengan senyum sambil membuka pintu gerbangnya
"Greyson ! Greyson ! Apa tanggapan tentang fans fanatik anda yang semalaman menunggu di depan rumah ?!"
"Greyson !! Apakah anda keberatan mempunyai fans yang fanatik sampai melemparkan bingkisan setiap hari ?!"
Huh,Lagi-lagi Greyson pulang dengan dipenuhi oleh wartawan.
Aku Leila,teman masa kecil Greyson yang sampai sekarang masih berteman,tapi tampaknya Greyson sudah menjadi dingin semenjak karirnya dimulai.
"jawabannya kapan-kapan saja,aku sibuk dengan kegiatan ku hari ini" jawab Greyson dengan senyum sambil membuka pintu gerbangnya
Mata ku dan Greyson saling bertemu.
Spontan aku menengok ke arah-arah yang tak menentu.
Kya !! malunya ! bagaimana bisa Greyson menatap ku ? Huh.
Muka ku mulai memerah,kulihat Greyson terkekeh pelan sambil jalan menuju pintu rumahnya.
Spontan aku menengok ke arah-arah yang tak menentu.
Kya !! malunya ! bagaimana bisa Greyson menatap ku ? Huh.
Muka ku mulai memerah,kulihat Greyson terkekeh pelan sambil jalan menuju pintu rumahnya.
Haah,apa yang dia tertawakan ? Wajah ku yang memerah ? huh.
Sebenarnya aku dan Greyson masih berhubungan,tapi hanya lewat ponsel.
karena kalau aku dekat-dekat dengannya setiap hari,Greyson akan digosipkan pacaran dengan ku,meskipun aku tak keberatan.. Karena.. Aku menyukainya.. Sejak pertama bertemu..
karena kalau aku dekat-dekat dengannya setiap hari,Greyson akan digosipkan pacaran dengan ku,meskipun aku tak keberatan.. Karena.. Aku menyukainya.. Sejak pertama bertemu..
*Drrrrt *Drrrrrt
HP ku bergetar,sepertinya ada SMS.
saat aku melihat di layar HP ku..
From : ♥Greyson♥
Leila,kenapa tadi memerhatikan ku ?
Khawatirkah ? Hahaha
Khawatirkah ? Hahaha
Grey..Greyson ?!
Aku harus menjawab bagaimana ?!
Aku harus menjawab bagaimana ?!
Sempat-sempatnya dia menghubungi ku..
...
"Yak ! Leila.. Ayolah.. jangan berfikir yang tidak-tidak.. "
Aku menepuk-nepuk pelan pipi ku. Aku berusaha tenang dan berfikir tentang pesan itu,aku harus menjawab apa ..
...
"Yak ! Leila.. Ayolah.. jangan berfikir yang tidak-tidak.. "
Aku menepuk-nepuk pelan pipi ku. Aku berusaha tenang dan berfikir tentang pesan itu,aku harus menjawab apa ..
...
Aha !
To : ♥Greyson♥
Hah ? Jangan berfikir yang tidak-tidak deh.
Aku hanya ingat masa-masa kita main bersama.
Aku hanya ingat masa-masa kita main bersama.
Hah ~ Kuharap pesan itu membuat kesalah fahaman Greyson mencair.
*Drrrt *Drrrrt
Hah ? Cepat sekali menjawabnya.
From : ♥Greyson♥
Rindu ? Bagaimana kalau aku mampir ke rumah mu ?
Kebetulan wartawan di depan mulai sepi,boleh kan ?
Kebetulan wartawan di depan mulai sepi,boleh kan ?
Hah ?! Rumah ku ?!
Bagaimana..Bagaimana kalau dia masuk ke kamar ku dan melihat beberapa posternya yang menempel di dinding kamar ku ?!
Tidaaak !!
Bagaimana..Bagaimana kalau dia masuk ke kamar ku dan melihat beberapa posternya yang menempel di dinding kamar ku ?!
Tidaaak !!
To : ♥Greyson♥
Jangan Grey,nanti ketahuan paparazzi kau akan kena skandal.
Lebih baik kapan-kapan saja.
Haaah ~ Untungnya aku punya lebih dari 1000 alasan agar Greyson tidak mengunjungi rumah ku.
Lebih baik kapan-kapan saja.
Haaah ~ Untungnya aku punya lebih dari 1000 alasan agar Greyson tidak mengunjungi rumah ku.
*Drrrrt *Drrrrt
Lagi-lagi ponsel ku bergetar,cepat sekali.
From : ♥Greyson♥
Hah ? Paparazzi ?
Siapa yang peduli ? Ayolah,kaukan teman ku..
Siapa yang peduli ? Ayolah,kaukan teman ku..
Orang ini...
Dari kecil memang tidak berubah,keras kepala..
Tapi.. Itulah yang kusuka darinya.. Dari kecil dia les piano dan bertekad ingin menjadi pianis terkenal,walaupun akhirnya dia menjadi penyanyi dia tida ingin lepas dari piano.. Akhirnya dia menjadi seorang penyanyi yang tak pernah lepas dari piano..
Hihihi,aku sungguh mencintai mu Greyson..
Sangat,sangat mencintai mu..
Sangat,sangat mencintai mu..
Baiklah,aku siap membuka semua rahasia ku..
Bahwa aku adalah fansnya.. fans sejatinya sekaligus sahabatnya.
Bahwa aku adalah fansnya.. fans sejatinya sekaligus sahabatnya.
To : ♥Greyson♥
Baiklah,silahkan datang.
Pastikan diluar tidak ada wartawan ya!
Pastikan diluar tidak ada wartawan ya!
Akupun pergi menuju ruang tamu untuk memantau Greyson.
Saat Greyson sudah ada di depan gerbang dia dikerubuti oleh wartawan lagi.
Ya ampun,orang itu..
sudah kubilang untuk memastikannya dulu.
akan kubantu dia untuk menjelaskan..
Ya ampun,orang itu..
sudah kubilang untuk memastikannya dulu.
akan kubantu dia untuk menjelaskan..
Akupun membuka pintu,saat pintu sudah mau terbuka ..
"Dia adalah orang yang sangat berharga bagi ku..Leila Alvord.. Sahabat ku sejak kecil.."
"Dia adalah orang yang sangat berharga bagi ku..Leila Alvord.. Sahabat ku sejak kecil.."
ucap Greyson kepada wartawan di depan gerbang ku
Hati ku terasa sakit saat mendengar kata 'Sahabat' keluar dari mulut kecilnya itu.
Aku diam seribu bahasa di depan pintu. Aku masih terpaku atas kalimat Greyson tadi..
Aku diam seribu bahasa di depan pintu. Aku masih terpaku atas kalimat Greyson tadi..
"Leila !" ucap Greyson riang melihat ku berdiri di depan pintu.
akupun keluar dan membukakan gerbang untuk Greyson.
akupun berlagak seperti sahabat semestinya .
akupun berlagak seperti sahabat semestinya .
"Grey ! Lama gak main bareng" ucap ku penuh senyum
"Ya gitulah,Ga disuruh masuk nih ?" jawabnya menunjuk pintu
"Oiya,Ayo masuk !" jawab ku sambil menarik tangan Greyson
"Oiya,Ayo masuk !" jawab ku sambil menarik tangan Greyson
Sepertinya wartawan wartawan di depan sangat puas akan jawaban Greyson.
"Grey,sekarang kita mau ngapain ?"
"Em,lihat kamar mu boleh ? Bukahkah dulu di kamar mu ada komputer dan ada TVnya ? masih ada kah sampai sekarang ?" tanyanya
"Em,lihat kamar mu boleh ? Bukahkah dulu di kamar mu ada komputer dan ada TVnya ? masih ada kah sampai sekarang ?" tanyanya
Hah ? Dia mengingatnya ?
...
yak ! stop geernya !
yak ! stop geernya !
"Ah iya ! masih ada kok,tapi kamu jangan kaget ya dengan tampilan kamar ku yang sekarang" ucap ku tersenyum jahil
"Memangnya kenapa ?" tanya Greyson heran
aku dan Greyson mulai berjalan menuju kamar ku.
Baiklah.. Kau siap Leila..
"Haaaah" aku menarik nafas panjang
Cklek
Baiklah.. Kau siap Leila..
"Haaaah" aku menarik nafas panjang
Cklek
kamar ku terbuka lebar.. aku tersenyum ke arah Greyson.
Aku melihat Greyson memandangi kamar ku,perlahan senyumnya mengembang.
Aku melihat Greyson memandangi kamar ku,perlahan senyumnya mengembang.
"Kau.. kau adalah Enchancer ?" tanya Greyson dengan senyumnya
"Jangan ditanya lagi,sudah jelas bukan ?" jawab ku tersenyum
Dia terdiam dan menunduk.
Aku melihat senyumnya makin mengembang
Aku melihat senyumnya makin mengembang
"Itu semua menandakan bahwa kau mencintai ku bukan ?"
Yaaak ~
Bagus beberapa kata itu berhasil membuat muka ku menjadi seperti kepiting rebus yang baru matang.
Bagus beberapa kata itu berhasil membuat muka ku menjadi seperti kepiting rebus yang baru matang.
Aku terdiam,kemudian aku menundukkan kepala ku.
"Kalau iya,apa yang akan kau lakukan ?" jawab ku pelan
"Kalau iya,apa yang akan kau lakukan ?" jawab ku pelan
Suasana hening sesaat ..
"Aku..aku akan mengumumkan bahwa sekarang aku mempunyai pacar !"
Dia..
"Maksud mu ?"
"Belum jelas ? Aku mencintai mu juga !"
"Benarkah ?!"
"Yes,Baby"
"Yes,Baby"
Goda Greyson sambil tersenyum jahil dan mengedipkan sebelah matanya
Aku menepuk punggung Greyson dan tersenyum malu.
Greyson pun memeluk Leila dengan erat.Leila membalas pelukannya.
"Syukurlah cinta ku tak bertepuk sebelah tangan !" ucap mu ceria
Greyson pun memeluk Leila dengan erat.Leila membalas pelukannya.
"Syukurlah cinta ku tak bertepuk sebelah tangan !" ucap mu ceria
"Sebenarnya salah satu fans ku ada yang cantik sekali looh ~"
ucap Greyson yang berhasil membuat ku melepas pelukannya
"Siapa ?" tanya ku sinis
"It's you baby ~"
"It's you baby ~"
Lagi-lagi Greyson berhasil menggoda ku.
Malunyaaa...
Malunyaaa...
Aku menundukkan kepala ku yang masih senyam senyum sendiri.
Jujur saja,aku tak tahan bila di goda oleh Greyson.Kata-katanya sangat hangat..
"Leila,Apakah kau sudah siap untuk mengumumkan hubungan kita di publik ?" tanya Greyson mengeluarkan ponselnya
"Siap !"
"Siap !"
aku dan Greyson berfoto dengan gaya yang romantis.
Greyson merangkul ku dan aku memakai gaya 'Peace'
Greyson merangkul ku dan aku memakai gaya 'Peace'
Foto yang di update di twitter dengan tweet
-I got a girlfriend ! Love you Leila !♥-
Tweet Greyson berhasil membuat para Enchancer cemburu buta dengan membalas tweet Greyson tersebut.
Aku dan Greyson hanya tertawa geli melihat tweet para selingkuhan Greyson alias para fansnya cemburu melihat foto kami.
"Grey,Love you!" aku mengecup pipinya
"Love you too !" Greyson mengecup kening ku
Aku dan Greyson hanya tertawa geli melihat tweet para selingkuhan Greyson alias para fansnya cemburu melihat foto kami.
"Grey,Love you!" aku mengecup pipinya
"Love you too !" Greyson mengecup kening ku
***
3 bulan berlalu,sepertinya para selingkuhan Greyson alias Enchancer sudah bisa menerima hubungan ku dengan Greyson,meskipun kadang-kadang masih ada yag cemburu juga.
Pagi ini aku membuka ponsel ku yang sedari tadi bergetar
aku membukanya dan..
aku membukanya dan..
From : ♥Greyson♥
Morning baby ~ Wake up !
-Much Love Greyson-
Aku masih tersenyum memandangi ponsel ku.
Betapa bahagianya aku mendapat lelaki sepertinya..
Betapa bahagianya aku mendapat lelaki sepertinya..
Loh ?
Kenapa rasanya kepala ini berat sekali ?
Kenapa rasanya kepala ini berat sekali ?
Tubuh ku bergemetar hebat,cairan berwarna merah mulai mengucur dari hidung ku.
Aku.. aku kenapa ?
Aku.. aku kenapa ?
BRUK
***
"Leila !! Leila !!"
samar-samar suara seorang lelaki yang tak asing di telinga ku terdengar di telinga ku.. Greyson.. Ya.. Itu Greyson..
"Grey ?"
perlahan aku mulai membuka mata ku. Aku melihatnya..
Mata yang sembab dan muka yang penuh ke khawatiran kini senyumnya mengembang dan memeluk ku.
"Leila ! Syukurlah ! Syukurlah kau sadar !" Greyson memeluk ku dengan hangat
Mata yang sembab dan muka yang penuh ke khawatiran kini senyumnya mengembang dan memeluk ku.
"Leila ! Syukurlah ! Syukurlah kau sadar !" Greyson memeluk ku dengan hangat
Aku hanya tersenyum
"Ini dimana ?"
"Rumah sakit,tenang saja,aku ada disini.."
"Rumah sakit,tenang saja,aku ada disini.."
.....
"Ayah Ibu ku mana Grey ?" tanya ku
"Mereka sedang bicara dengan dokter.." jawab Grey yang masih ter-isak
"Mereka sedang bicara dengan dokter.." jawab Grey yang masih ter-isak
Beberapa saat kemudian pintu ruangan ku terbuka.
Aku melihat disana ibu dan ayah ku berjalan lemas ke arah ku
"Ayah..Ibu.. Kenapa ?" tanya ku pada mereka
Greyson hanya menatap ayah dan ibu ku dengan pandangan berharap.
Greyson hanya menatap ayah dan ibu ku dengan pandangan berharap.
"Leila.. Maaf ayah harus mengatakan ini.. Kau... Kau terkena penyakit hepatitis B.."
Sesaat aku tersenyum kemudian senyum ku mencair menjadi sebuah tangisan.Ya,tangisan yang disambut dengan tangisan Greyson juga.
Sesaat aku tersenyum kemudian senyum ku mencair menjadi sebuah tangisan.Ya,tangisan yang disambut dengan tangisan Greyson juga.
"Leila.." ucap Greyson lirih yang masih menitikkan air matanya
"Grey,apapun yang terjadi.. tetaplah disamping ku ya.." ucap ku lirih sambil tersenyum kecil dan mengelap air mata Greyson
Greyson mengangguk pelan.
"Apa yang membuat mu berfikir aku akan meninggalkan mu ? Aku akan mencintai mu apapun yang terjadi Leila..Percayalah pada ku.. Ini bukan akhir dari segalanya !"
"Apa yang membuat mu berfikir aku akan meninggalkan mu ? Aku akan mencintai mu apapun yang terjadi Leila..Percayalah pada ku.. Ini bukan akhir dari segalanya !"
ucap Greyson sambil memegang tangan Leila erat
"Ya.. Ini bukan akhir dari segalanya.. Aku percaya pada mu Grey,Aku juga akan mencintai mu apapun yang terjadi.."
"Ya.. Ini bukan akhir dari segalanya.. Aku percaya pada mu Grey,Aku juga akan mencintai mu apapun yang terjadi.."
Leila memeluk Greyson erat
***
1 tahun kemudian..
Kini Greyson sudah 18 tahun,dan aku masih 16 tahun.
Aku menemukan cara untuk menyembuhkann penyakit ku..Tapi,letaknya di jepang..
Jauh dari New York.. Itu berarti.. Aku dan Greyson akan terpisah sementara..
Kini Greyson sudah 18 tahun,dan aku masih 16 tahun.
Aku menemukan cara untuk menyembuhkann penyakit ku..Tapi,letaknya di jepang..
Jauh dari New York.. Itu berarti.. Aku dan Greyson akan terpisah sementara..
Aku sudah berada di bandara diantar oleh semua teman-teman ku..Tentunya Greyson.. disertai wartawan-wartawan yang meliput Greyson.
Greyson memeluk ku erat.
"Leila.. Berjuanglah ! Aku yakin,kau bisa sembuh !"
Greyson memeluk ku erat.
"Leila.. Berjuanglah ! Aku yakin,kau bisa sembuh !"
"Iya Grey,tetap menghubungi ku ya !"
Aku membalas pelukan Greyson.
dan menaiki pesawat..
saat pesawat yang kunaiki ingin lepas landas Greyson berteriak.
saat pesawat yang kunaiki ingin lepas landas Greyson berteriak.
"Leila !!! Ingat !!! Ini bukan akhir dari segalanya !!! It's not end ! i know you can do it !"
Leila tidak mendengar perkataan Greyson,tapi satu yang Leila tau..
Greyson sangat mencintainya..
"I Love You Too Grey.." gumam Leila pelan
Greyson sangat mencintainya..
"I Love You Too Grey.." gumam Leila pelan
END
***
Yaaak ~ Gimana akhirnya ?
Gantung gaaak ? Akhirnya coba ngarang-ngarang sendiri deh :p
hehehe ~ Aku bikin cerita ini buat GLS ~
Alias Greyson Love Story,wish me luck aja deh ~ doa'in yaaa ~
Komen + Kritik boleh ;))
Gantung gaaak ? Akhirnya coba ngarang-ngarang sendiri deh :p
hehehe ~ Aku bikin cerita ini buat GLS ~
Alias Greyson Love Story,wish me luck aja deh ~ doa'in yaaa ~
Komen + Kritik boleh ;))
.jpg)
Lumayan bagus ^^ :D :D
ReplyDeleteBagus juga sih ~ :3 Kreatif ~
Muehehe >:3
DeleteGue gituloch(?) Makasih yaw^-^
Heuheu ~///~
ReplyDeleteYour welcome ^o^
Kerenn ka
ReplyDeleteMakasih ya:-) By the way sorry baru bales commentnya baru liat nih hehe:(
Deletebagus .. ga sadar kalo gue jadi nangis gini :( so sweet
ReplyDeleteHehe makasih ya:-) By the way sorry for late reply;( baru liat nih hehe
Delete